Pages

RSS

Rabu, 28 Agustus 2013

Mempersiapkan Program Kehamilan Dengan Sehat

Mempersiapkan Program Kehamilan Dengan Sehat
Bagi setiap pasangan yang sudah menikah, tentu mendambakan kehadiran sang buah hati
Kehadiran sang buah hati adalah merupakan tanggung jawab sepenuhnya yang telah diberikan oleh Tuhan bagi Orang tua. Hidup terasa lebih berwarna dengan kehadiran sang buah hati. Kelahiran sang buah hati dengan selamat telah dinantikan selama 9 bulan atau sekitar 38 minggu lamanya.

Sebelum masa konsepsi tiba sebaiknya calon sang Ibu sudah mempersiakan diri. Persiapan Psikologi dan Emosi adalah hal yang pertama dan utama. perubahan bisa saja dihadapi bagi calon sang Ibu pada masa kehamilannya. Masa kehamilan akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan apabila calon sang Ibu telah mempersiapkan mentalnya.

Sikap denial atau penolakan atas kehamilan oleh calon Ibu bisa saja terjadi apabila masakehamilannya pada waktu yang tidak tepat ataupun belum dipersiapkan, yang pada akhirnya secara Psikologi akan berpengaruh, yang utamanya pada gaya hidupnya, seperti misalkan saja merokok akibat stress.

Oleh karenanya agar masa kehamilan akan menjadi menyenangkan dan lebih indah, persiapkan dan rencanakanlah dengan matang. Mengenai kesehatan adalah hal selanjutnya yang harus dipersiapkan. Memeriksakan diri bagi pasangan yang merencanakan kehadiran sang buah hati sangatlah disarankan. Pemeriksaan darah adalah hal yang penting agar kita dapat mengetahui kondisi dalam tubuh, supaya terhindar dari virus seperti cytomegalo, rubella maupun toksoplasma yang dapat berpengaruh pada masa kehamilan.

Masa kehamilan juga dapat dipengaruhi oleh penyakit seperti diabetes, darah rendah dan juga darah tinggi. Agar dapat diketahui ada atau tidaknya penyakit keturunan,cek skrining adalah faktor utama yang sangat penting. Akan menyebabkan kelainan pada bayi apabila gen pasangan bertemu dengan gen pembawa penyakit.

Produksi rantai globin yang tidak seimbang dalam sintesis disebabkan oleh adanya kelainan genetik akibat penyakit kelainan darah yang di turunkan atau diwariskan atau biasa disebut dengan istilah thalasemia, inilah salah satu contohnya. Kesehatan Organ reproduksi dari kedua calon orang tua juga harus diperiksa, disamping pepmeriksaan yang lainnya. Pemeriksaannya mencakup analisa sperma, infeksi vagina dan juga indung telur, ini dilakukan guna mengetahui kualitas kesuburan dari keduanya, baik calon ayah maupun calon ibu.

Menerapkan kebiasaan pola hidup sehat pada saat menghadapi masa kehamilan adalah persiapan lainnya. Cukupilah kebutuhan zat gizi untuk tubuh dengan cara memakan makanan yang sehat, seperti makanan yang mengandung protein, karbohidrat, mineral, vitamin, kalium, juga asam folat, dan jangan lupa cukupilah dengan zat besi.

Masa kehamilan yang sehat dan juga kesempatan meningkatkan kelahiran bayi dengan sehat didukung oleh keseimbangan gizi pada masa kehamilan. Jangan merokok dan rajinlah berolah raga. Intinya selalu membudayakan hidup sehat. Menjauhkan diri dari stress dengan selalu melakukan kegiatan yang bersifat relaksasi guna menyeimbangkan kondisi tubuh pada Masa kehamilan.

1 komentar:

Tiyaz Lucky mengatakan...

mantep Mas artikelnya

Posting Komentar