Pages

RSS

Jumat, 30 Agustus 2013

Meningkatkan Sistem Imun Pada Masa Kehamilan



Meningkatkan Sistem Imun Pada Masa Kehamilan
Menjaga lebih baik daripada mengobati! karena menjaga agar tidak sakit itu jauh lebih baik daripada mengobati. Dan ini sangat penting sekali terutama ketika anda sedang dalam keadaan hamil. Cukupi kebutuhan nutrisi khusus untuk menunjang kehamilan anda, tetap berolah raga dan jangan lupa istirahat secukupnya. Selama dalam masa kehamilan, diwajibkan untuk selalu meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar anda tidak mudah sakit, diantaranya yang perlu anda perhatikan antara lain :

Tidur dan istirahat yang cukup pada masa Kehamilan

Bagi wanita hamil yang bekerja, aktifitas yang berat sedapat mungkin untuk dihindari.

Jangan sampai Stress pada masa Kehamilan

Sikap positif harus selalu dipertahankan. Dengan jalan misalkan melakukan kegiatan relaksasi seperti pijat refleksi agar diri anda merasa tenang dan fresh.

Ada jenis olahraga khusus bagi Ibu hamil yang perlu anda lakukan, seperti yoga untuk ibu hamil, ataupun bersepeda. Intinya carilah olah raga yang ringan yang mendukung pada masa-masa kehamilan, agar tubuh selalu bugar pada masa kehamilan.

Untuk melawan kuman penyebab penyakit perlu asupan nutrisi yang cukup misalkan dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung gizi. Agar daya tahan tubuh ibu hamil terhadapa infeksi dan penyakit meningkat, ada beberapa Nutrisi spesifik yang diajurkan untuk dikonsumsi seperti :

Asam Folat

Untuk mengurangi resiko janin mengalami kelainan tabung saraf hingga 70% dan juga menjaga sistem kekebalan tubuh atau imunitas.  Diperlukan pada Saat pembentukan susunan saraf pusat dan saat pembentukan otak penting untuk dikonsumsi pada masa awal-awal kehamilan

Vitamin C

Pada penderita influenza berguna untuk meningkatkan produksi antibodi dan mencegah infeksi sekunder.  Kalsium berfungsi untuk pembentukan tulang dan gigi, membantu tubuh dalam menyerap vitamin C, serta mencegah agar ibu hamil tidak kehilangan kalsium dari tulangnya.   Harus disertai dengan mengkonsumsi vitamin D supaya kalsium bisa diserap secara maksimal, dan diataranya adalah seperti mengkonsumsi susu.

Zat Besi

Berfungsi sebagai pengatur sel T limfosit didalam sel darah putih. Apabila ibu hamil kekurangan zat besi berakibat penurunan sel NK, peningkatan resiko infeksi serta menghambat perkembangan imunitas seluler.

docosahexaenoic acid (DHA)  

Berguna sebagai pendukung sistem saraf bagi calon Ibu.

Fructooligosaccharides (FOS)

Sebagai pendukung berkembangnya Bifidobacteria di saluran pencernaan serta membantu meningkatkan daya tahan tubuh. FOS hasil fermentasi dari Bifidobacteria ini akan berubah asam laktasit dan asam asesat yang dapat dapat menbantu imunitas dikarenakan meningkatnya fungsi pencernaan.

Segelas susu yang mengandung Nutrisi

Imunitas tubuh akan terdongkrak dikarenakan susu banyak mengandung Nutrisi.  Hampir semua nutrisi yang diperlukan tubuh sudah terdapat di dalam satu gelas susu.  Kebutuhan nutrisi tertentu dapat disesuaikan dikarenakan kandungan nutrisi banyak terdapat didalam susu.  Kebutuhan nutrisi yang sudah disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan ibu hamil misalkan yang terdapat pada susu khusus untuk ibu hamil.

Pada saat  anda mengalami rasa mual dan muntah, dengan mengkonsumsi susu ibu hamil secara rutin sangat bermanfaat sekali. Dengan meminum susu dapat menggantikan nutrisi yang hilang terbuang.  Ibu hamil dianjurkan mengkonsumsi susu rendah lemak dan turunannya seperti yoghurt dan keju  yang merupakan sumber kalsium dan protein.

Hampir sebagian besar produk susu telah di pasteurisasi, dan akibat pasteurisasi ini sangat mengurangi jumlah patogen pada susu.  Resiko tercemar oleh bakteri patogen seperti listeria dapat terjadi apabila dalam penyimpanannya tidak hati-hati.  Infeksi akibat bakteri bisa tumbuh yang disebabkan oleh suhu dingin.  Oleh karenanya, agar mencegah terkontaminasi, susu harus disimpan dengan baik dan tidak boleh terbuka.  Setelah melewati masa dua hari sebaiknya susu harus dipanaskan dulu sebelum dikonsumsi, dan yang sebaiknya susu harus habis dalam waktu dua hari setelah dibuka tutupnya.

Jangan mengkonsumsi  susu mentah dan turunannya seperti misalkan keju yang tebuat dari susu yang tidak dipasteurisasi  dan susu yang juga tidak di pasteurisasi.  Terutama pada masa kehamilan, dianjurkan untuk selalu mengkonsumsi produk susu yang aman bagi diri dan perkembangan janinnya.

1 komentar:

rini astuti mengatakan...

ok tu gan tulisannya, dilanjut ya

Posting Komentar